<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>HRD Corner</title>
	<atom:link href="http://www.hrdcorner.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.hrdcorner.com</link>
	<description>Kritis berfikir, Kuatkan motivasi dan mantap melangkah</description>
	<lastBuildDate>Tue, 31 Aug 2010 02:24:08 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Penghitung Zakat</title>
		<link>http://www.hrdcorner.com/umum/penghitung-zakat/</link>
		<comments>http://www.hrdcorner.com/umum/penghitung-zakat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Aug 2010 07:06:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[all]]></category>
		<category><![CDATA[lentera hati]]></category>
		<category><![CDATA[Penghitung Zakat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hrdcorner.com/?p=235</guid>
		<description><![CDATA[
Penghitung Zakat



Perhitung Zakat adalah  aplikasi yang membantu Anda untuk menghitung  zakat yang perlu anda  keluarkan dan untuk mengetahui apakah anda wajib mengeluarkan zakat atas  penghasilan dan harta yang anda miliki dan software ini mudah untuk di  gunakan.
Karena zakat adalah wajib bagi setiap muslim dan zakat dapat mensucikan harta anda.
Freeware &#124; File [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<h2><a href="http://www.hrdcorner.com/wp-content/uploads/2010/05/beban.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-20" title="beban" src="http://www.hrdcorner.com/wp-content/uploads/2010/05/beban-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Penghitung Zakat</h2>
</div>
<p><!-- Post Body Copy --></p>
<div>
<p><strong>Perhitung Zakat</strong><strong> </strong>adalah  aplikasi yang membantu Anda untuk menghitung  zakat yang perlu anda  keluarkan dan untuk mengetahui apakah anda wajib mengeluarkan zakat atas  penghasilan dan harta yang anda miliki dan software ini mudah untuk di  gunakan.</p>
<p>Karena zakat adalah wajib bagi setiap muslim dan zakat dapat mensucikan harta anda.</p>
<p>Freeware | File 180.42 KB | <a href=" 	 http://www.ziddu.com/download/11383898/PenghitungZakat.zip.html">Free Download Perhitung Zakat</a></p>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hrdcorner.com/umum/penghitung-zakat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Semburat Cahaya Islam Di Suriname</title>
		<link>http://www.hrdcorner.com/all/semburat-cahaya-islam-di-suriname/</link>
		<comments>http://www.hrdcorner.com/all/semburat-cahaya-islam-di-suriname/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Aug 2010 12:48:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[all]]></category>
		<category><![CDATA[lentera hati]]></category>
		<category><![CDATA[perlu kita tahu]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[Serba serbi]]></category>
		<category><![CDATA[suriname]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hrdcorner.com/?p=232</guid>
		<description><![CDATA[ // 

Oleh: Dr. H. Shobahussurur, M.A.
Ketua Masjid Agung Al-Azhar Jakarta
Dunia Islam mendapat stigmatisasi negatif (citra buruk) di mata dunia internasional, terutama setelah kasus meledaknya gedung World Trade Center (WTC) di Amerika Serikat, 11 September 2001. Berbagai klaim dialamatkan kepada dunia Islam sebagai dunia gelap dan hitam. Kaum muslimin dicitrakan sebagai kaum teroris, radikalis, fundamentalis, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--//--> <script src="http://static.ak.connect.facebook.com/js/api_lib/v0.4/FeatureLoader.js.php" type="text/javascript"></script><script type="text/javascript">// <![CDATA[// <![CDATA[
FB.init("")
// ]]&gt;</script></p>
<div><!-- .tiflo2{display:none;} --></div>
<p><strong><a href="http://www.hrdcorner.com/wp-content/uploads/2010/08/romadhon.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-207" title="romadhon" src="http://www.hrdcorner.com/wp-content/uploads/2010/08/romadhon-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Oleh:</strong> <em>Dr. H. Shobahussurur, M.A.</em><br />
Ketua Masjid Agung Al-Azhar Jakarta</p>
<p>Dunia Islam mendapat stigmatisasi negatif (citra buruk) di mata dunia internasional, terutama setelah kasus meledaknya gedung World Trade Center (WTC) di Amerika Serikat, 11 September 2001. Berbagai klaim dialamatkan kepada dunia Islam sebagai dunia gelap dan hitam. Kaum muslimin dicitrakan sebagai kaum teroris, radikalis, fundamentalis, dan puritanis, sebagaimana dulu kaum orientalis Barat sering menyebut orang-orang Islam sebagai pencinta perang, memaknai istilah jihad sebagai holly war (perang suci), menyebut mereka sebagai para penghunus pedang, haus darah, dan membenci kedamaian. Dengan alasan-alasan seperti itu tampaknya kemudian kenapa Irak dibumihanguskan, Afghanistan dihancurkan, dan Palestina hendak dimusnahkan (proses genosida). Umat Islam begitu buruk di mata Barat, hingga Barack Obama dalam pidato pertama saat dilantik sebagai presiden Amerika Serikat (AS), 20 Januari 2009 yang lalu penting menyebut tentang hubungan AS dengan kaum muslimin. Dia menyindir umat Islam dalam kesempatan itu bahwa orang-orang Islam dihargai (AS dan dunia internasional) karena apa yang mereka bangun, bukan apa yang mereka hancurkan.</p>
<p>Namun berbagai upaya menghancurkan Islam tidak lantas melenyapkan Islam di muka bumi. Cahaya Islam justru bersinar terang di tengah kebencian para musuhnya. Islam jusru diminati masyarakat Barat. Kehausan akan informasi tentang Islam melebihi kehausan mereka akan informasi-informasi tentang dunia intertainment (hiburan), olah raga, dan gaya hidup. Masyarakat Barat justru penasaran kenapa Islam dihujat, kenapa Islam dihinakan, kenapa kaum muslimin dianiaya dan dibantai. Hasilnya adalah semakin simpati masyarakat Barat terhadap Islam. Simpati itu menghasilkan empati, menjadi peduli, dan berujung pada cinta, hingga akhirnya menjadi ujung dari upaya pencarian hakekat keyakinan yang harus mereka peluk. Mereka masuk Islam. Di seluruh AS umpamanya diinformasikan bahwa dalam setiap hari tidak kurang dari 15 hingga 20 orang masuk Islam. Di Eropa tidak kurang dari 10 hingga 15 orang masuk Islam setiap hari. Dan begitu seterusnya cahaya Islam memancarkan sinarnya ke seluruh dunia, menerangi gelapnya malam, mencerahkan hati yang membatu menjadi hati yang lembut, merubah al-nafs al-lawwâmah (jiwa yang hina) menjadi al-nafs al-muthmainnah (jiwa yang tenang terkendali), melawan dendam permusuhan, menaklukkan dengki dan kebencian, memunculkan damai, cinta dan kasih sayang.</p>
<p>Sekilas Suriname</p>
<p>Cahaya Islam itu juga bersinar terang di Amerika Selatan, tepatnya di Negara Republik Suriname, negara bekas jajahan Belanda yang merdeka pada 25 Nopember 1975. Suriname berpenduduk hanya 492.829 jiwa (sensus penduduk tahun 2004) dan mendiami lahan subur seluas 163.820 km2. Negara yang menjadi penghasil bouksit (bahan alumunium) terbesar di dunia itu dihuni oleh penduduk dengan multi ras dan kultur. Ras terbesar adalah suku Hindustan, 135,177 jiwa (27,4 % jumlah penduduk), disusul kemudian suku Creool, 87,202 jiwa (17,7 %), Marron, 72,553 jiwa (penduduk asli, 14,7 %), Jawa, 71,879 jiwa (14,6 %), dan suku-suku kecil lain seperti Inheems, 18,037 jiwa (3,7 %), Gemends, Kaukasish, China, dan lain-lain.</p>
<p>Negara Suriname berbatasan dengan Brazilia sebelah selatan, Guyana Perancis (timur), Guyana Inggris (barat), dan samudera Atlantik (utara). Negara itu dibagi ke dalam 8 distrik utama (semacam propinsi), yaitu: Paramaribo (ibu kota negara), Para, Coronie, Commewijne (konsentrasi utama masyarakat Jawa), Brokopondo, Samaracca, Marowijne (penghasil tambang utama, bauksit), dan Nickerie (pusat persawahan dan lumbung padi). Seperti Indonesia, Suriname memiliki iklim Tropis dengan musim hujan lebih panjang dari musim panas. Musim hujan biasanya terjadi pada bulan Nopember hingga Juli, sedangkan musim panas terjadi pada bulan Juli hingga Nopember setiap tahun. Itulah, maka tanah Suriname sangat subur, hutan yang hijau dan berbagai tanaman tumbuh subur di sana. Berbagai tanaman yang tumbuh di Indonesia, tumbuh pula di sana.</p>
<p>Dalam sejarah panjangnya, wilayah ini ditemukan oleh seorang Spanyol, Kapten Alonso De Ujida, asisten pelayar terkenal Amrico Pespucci pada tahun 1499. Dia sampai di pantai timur laut Amerika Latin dan menemukan kelompok-kelompok suku Marron (Indian) menyebut wilayah itu dengan nama Guyana. Pada tahun 1593, pemerintah Spanyol menjajah wilayah tersebut sampai dengan kedatangan seorang Inggris F.L. Wiilaughby pada tahun 1651 untuk kemudian menjajahnya atas nama pemerintah Inggris. Pada tahun 1667 Belanda berhasil merebut wilayah itu dari tangan Inggris setelah sebelumnya terjadi pertempuran sengit. Kemudian pada tahun 1816, wilayah Guyana itu dibagi menjadi tiga, yaitu: Guyana Perancis (dibawah jajahan Perancis), Guyana Inggris (dibawah jajahan Inggris), dan Suriname (dibawah jajahan Belanda).</p>
<p>Belanda menjajah Suriname selama lebih kurang tiga setengah abad. Pada tahun 1950, Suriname diberikan hak otonomi, tahun 1954 menjadi negara bagian Belanda, dan pada 25 Nopember 1975 diberikan hak kemerdekaan.</p>
<p>Pada masa penjajahan Belanda, dimulai sejak abad 17, Suriname menjadi sumber penghasil devisa terbesar bagi negeri Kincir Angin itu, di samping dari Indonesia dan negara jajahannya yang lain. Maka di Suriname dibangun proyek perkebunan (plantation) secara besar-besaran. Dibangun di sana proyek perkebunan (plantation) tebu, kopi, kapas, jeruk, pisang, padi, kelapa, dan lain-lain. Untuk menggarap proyek besar itu, Belanda merekrut tenaga kontrak secara besar-besaran dari Afrika, India, dan Jawa (Indonesia). Mereka dipekerjakan secara paksa di perkebunan-perkebun an tersebut hingga akhirnya mereka menetap turun-temurun di sana karena tidak mungkin pulang kembali ke negeri asalnya. Bahkan untuk kasus orang-orang dari Afrika (Negro), mereka tidak saja menjadi tenaga kontrak, melainkan jauh sebelum itu diperlakukan sebagai budak (slavers) dari para kaum penjajah. Kaum Negro itu sampai mendapat julukan penghinaan sebagai kaum Jewcach (kotoran orang Yahudi), karena mereka diperbudak oleh kaum Yahudi (Barat) yang salah satu kerjaan mereka adalah membersihkan kotoran kaum Yahudi. Kaum Negro itu akhirnya terbagi menjadi dua, 1) suku Creool, yang masih setia di kota sebagai budak dengan tetap mengabdi kepada majikannya, dan 2) mereka yang melarikan diri ke hutan karena tidak sudi menjadi budak orang Yahudi, mereka itu kemudian dikenal dengan suku Bush Negro.</p>
<p>Kini mereka adalah keturunan ke tiga atau ke empat dari nenek moyang mereka yang dijadikan tenaga kontrak atau budak Belanda itu. Kini mereka tidak lagi menjadi tenaga kontrak atau budak seperti embah-embahnya dulu karena negara sudah merdeka. Mereka telah menghirup udara bebas di alam kemerdekaan. Secara ekonomi, kehidupan mereka relatif mapan. Jumlah penduduk sedikit dengan kekayaan alam yang begitu melimpah, nyaris tidak ditemukan fakir miskin. Tidak ada pengangguran asal mau kerja, kecuali mereka yang bermalas-malas. Disiplin kerja begitu tinggi dan setiap orang dihargai berdasarkan prestasinya. Tidak dikenal uang pelicin untuk melancarkan urusan di berbagai instansi. Urusan segera dikerjakan sepanjang waktu memungkinkan. Penghargaan terhadap waktu begitu tinggi. Apabila Anda terlambat beberapa menit saja, maka urusan Anda tidak dapat diproses. The time is money, kata mereka. Maka menunggu Anda diluar waktu adalah kerugian bagi mereka.</p>
<p>Latar belakang suku asal mereka masih sangat diperhitungkan dalam percaturan politik negara tersebut. Hal itu terlihat dalam kelompok-kelompok organisasi masyarakat dan politik yang masih sangat kental akan warna suku dan ras. Ada partai dari suku Hindustan, Creool, Jawa dan lain-lain. Dominasi suku-suku tersebut tidak jarang kemudian menimbulkan benturan-benturan antar suku-suku seperti yang terjadi pada tahun 1980, dimana tentara mengambil alih pemerintahan karena terjadi kekacauan antara suku. Meskipun demikian, kudeta itu tidak memperbaiki keadaan.</p>
<p>Bahasa resmi Suriname adalah bahasa Belanda. Di samping itu ada bahasa Suranan Tango (Taki-Taki, take-take), yaitu bahasa campur-campur, serapan dari berbagai bahasa di Afrika, Inggris, Belanda, Perancis dan lain-lain, hingga menjadi bahasa umum di masyarakat. Selain itu ada bahasa Hindustan Suriname yang dipakai oleh kalangan keturunan India, dan bahasa Jawa yang dipakai oleh kalangan masyarakat dari suku-suku di Indonesia, terutama Jawa.</p>
<p>Kentalnya latar belakang suku, mendatangkan problematika tersendiri bagi Suriname. Mereka dulu datang dari berbagai negara (Afrika, India, Jawa, Cina) tidak karena kemauannya sendiri melainkan dipaksa datang sebagai budak atau tenaga kontrak dengan latar belakang kultur yang berbeda. Kondisi tersebut masih sangat dominan pada masa kemerdekaan kini, dimana mereka sulit disatukan atas nama kebangsaan. Mereka sangat berpegang teguh pada sukuisme dan primordialisme.</p>
<p>Rendahnya sumber daya manusia (SDM) menjadi masalah besar. Mereka yang tadinya sebagai budak dan tenaga kontrak, setelah ditinggal Belanda harus mengurus negaranya sendiri. Yang terjadi adalah ketidakmampuan menggarap lahan luas yang dulu dijadikan perkebunan penghasil devisa utama. Tanah-tanah itu diserahkan pada elit-elit penguasa dan tuan tanah yang penangannya dilakukan sendiri-sendiri dengan hasil tidak sepenuhnya untuk kepentingan rakyat banyak. Di samping itu, kemerdekaan negara yang tidak dihasilkan melalui proses perjuangan mengusir penjajah, melainkan berkat hadiah yang diberikan sang penjajah, menyebabkan tidak semua puas dengan suasana kemerdekaan seperti sekarang. Bahkan sebagian berontak ingin melepaskan diri (seperti yang pernah terjadi pada distrik Morowijne) atau merasa bahwa pada masa penjajahan Belanda lebih sejahtera dibandingkan masa sekarang.</p>
<p>Islam di Suriname</p>
<p>Data statistik sensus penduduk Suriname tahun 2004 menunjukkan bahwa Islam di Suriname mencapai 66,307 jiwa (13,5 % dari jumlah penduduk), menduduki peringkat ketiga setelah agama Kristen, 200,744 jiwa (40,7 %) dan Hindu, 98,240 jiwa (19,9 %). Dari seluruh umat Islam di Suriname, yang terbanyak berasal dari suku Jawa, 46,156 jiwa (69,6 %) dan yang lain dari Hindustan, 15,636 jiwa (23,6 %) dan suku-suku lain. Pada mulanya secara umum masyarakat muslim Suriname memeluk agama sekedar mewarisi agama nenek moyang. Hal itu terjadi karena mereka memang datang ke Suriname tidak mendapatkan pendidikan agama yang kuat. Pada kasus masyarakat muslim Jawa umpamanya, kebanyakan mereka berasal dari tradisi agama Islam Jawa Abangan yang hanya mengenal Islam sekedar nama dan lebih kental dengan unsur tradisi dan budaya Jawa. Hal itu terlihat umpamanya, kenapa hingga sekarang sebagian masih mempertahankan shalat menghadap ke barat seperti nenek moyang mereka dari Jawa, padahal Suriname berada di sebelah barat Ka&#8217;bah.</p>
<p>Namun sejalan dengan perkembangan zaman, pemahaman Islam semakin membaik, dan kesadaran untuk beragama Islam secara kâffah (komprehensif) semakin meningkat, maka umat Islam Suriname semakin menunjukkan jati dirinya. Islam tidak lagi dijadikan sebagai agama warisan nenek moyang, tapi dipeluknya dengan seutuh kesadaran. Lambat laun Islam tidak saja dijadikan sebagai agama tradisi nenek moyang, tapi menjadi sebuah jalan kebenaran untuk mencapai kebahagian dunia dan akhirat. Fenomena seperti itu dapat dengan mudah kita temui di mana-mana, di kota dan kampung, di pasar dan jalan-jalan. Berbusana muslim / muslimah menjadi pemandangan yang biasa di tengah-tengah gempuran model busana Barat yang mengumbar aurat. Sahut menyahut ucapan salam simbol Islam (Assalâmu&#8217;alaikum warahmatullâhi wa barakâtuh) antara muslim Jawa dengan muslim Hindustan atau Creool, menjadi budaya mereka yang menggambarkan betapa suasana ukhuwwah dan silaturrahmi itu dibangun begitu indah. Bahkan tidak jarang persahabatan itu berlanjut dengan membangun hubungan keluarga dengan menikahnya muslim Jawa dengan muslimah Hindustan umpamanya.</p>
<p>Kondisi keberagamaan masyarakat muslim Suriname yang semakin tercerahkan itu bukan terjadi dengan sendirinya. Peran lembaga-lembaga organisasi sosial, yayasan dan masjid dalam melakukan perubahan sikap keberagamaan itu begitu besar. Berbagai kegiatan dilakukan dalam upaya menghidupkan api Islam di Suriname dari yang paling tradisional sampai yang paling modern, dari yang baru tahap mengajarkan membaca huruf-huruf Arab, hingga upaya pengenalan Islam melalui seminar dan simposium, radio, televisi dan internet. Dakwah bukan saja untuk umat Islam tapi juga meluas ke semua anak negeri. Geliat itu begitu terasa hingga pemeluk Islam bukan saja orang Jawa dan Hindustan, tapi juga satu persatu orang-orang Negro dan kulit putih pun mencintai Islam. Masjid masyarakat Creool yang terkenal adalah Masjid Shadaqatul Islam di kota Paramaribo.</p>
<p>Cahaya Islam Bersinar Terang.</p>
<p>Perserikatan milik umat Islam keturunan India, Suriname Muslim Associatie (SMA), memiliki andil besar dalam menyalakan cahaya Islam di Suriname. Organisasi ini memiliki masjid terbesar di kota Paramaribo dibambah dengan 14 masjid lain yang berada dalam binaannya. Organisasi yang bermazhab Ahli Sunnah wal Jama&#8217;ah al-Hanafi itu mengelola sekolah-sekolah dan 2 panti asuhan anak yatim yang cukup bagus. Meskipun dikelola oleh para pengurus dari keturunan India, tapi terbuka kegiatannya untuk seluruh umat Islam, bahkan salah satu imam Masjid Terbesar itu adalah seorang ustadz dari keturunan Jawa, dan para pengajarnya juga ada yang berlatar belakang keturunan bukan India.</p>
<p>Stichting der Islamitische Gemeenten in Suriname (SIS), Yayasan Islam Suriname, adalah lembaga paling berpengaruh di Suriname dari kalangan suku Jawa yang membawa obor perubahan bagi kebangkitan Islam. Lembaga ini memiliki masjid utama, Masjid Nabawi, dengan 54 masjid lainnya berada dalam binaannya tersebar luas di distrik Paramaribo dan distrik-distrik lain. Empat sekolah (madrasah) formal yang didirikan sejak tahun 80-an menjadi cikal bakal bagi proses pengkaderan dan penempaan sejak dini tentang kesadaran beragama Islam. Sekolah-sekolah itu diikuti oleh murid-murid dari berbagai suku dan agama, tidak hanya Jawa dan Islam. Di madrasah-madrasah itu, apapun latar belakangnya, semua harus mengikuti pelajaran Islam dan kepribadian muslim. Dakwah yang sangat strategis. Mereka yang non-Islam memeluk Islam ketika sekolah atau seusai mengikuti pendidikan. Bahkan keluarga mereka pun akhirnya ikut memeluk Islam seperti anak-anak mereka yang belajar di sekolah-sekolah itu. Dakwah yang lain dilakukan dengan membangun panti asuhan anak yatim dan panti jompo.</p>
<p>Masjid Nabawi dan masjid-masjid lain menjadi pusat kegiatan Islam bagi masyarakat Islam lebih luas. SIS mengelola masjid-masjid itu tidak sekedar sebagai tempat ibadah shalat. Kegiatan rutin mingguan setiap Kamis malam Jum&#8217;at dalam bentuk pengajian dan ceramah dilakukan tidak saja dalam rangka pengayaan pemahaman terhadap ajaran Islam, tapi juga sebagai media memperkokoh ukhuwah di kalangan jama&#8217;ah serta dalam rangka membangun shaff wâhid (barisan satu) seakan mereka sebagai bunyân marshûs (bangunan yang kokoh). Masjid-masjid juga digunakan sebagai taman pendidikan al-Quran yang peserta didiknya tidak saja di kalangan anak-anak dan remaja, tapi juga di kalangan para pensiunan dan manula (manusia lanjut usia).</p>
<p>SIS mempelopori gerakan pembaruan Islam di kalangan masyarakat Jawa. Kaum Abangan Jawa yang tadinya sangat kental dengan tradisi kejawen dan shalat menghadap ke barat, lambat laun dirubah menjadi masyarakat muslim dengan pemahaman yang lebih baik. Organisasi kalangan Jawa Abangan (Ngulonan, karena shalat menghadap ngulon, barat), seperti Federatie van Islamitische Gemeenten in Suriname (FIGS) terus menerus diajak dialog secara kelembagaan ataupun pribadi-pribadi hingga satu-persatu menemukan kebenaran itu. Bahkan para pemimpin Ngulonan pun, sesungguhnya telah mengetahui kebenaran itu dan mudah-mudahan segera dibukakan pintu hidayah. Maka muncullah masjid-masjid baru dengan gerakan pencerahan Islam yang menjadi pusat bagi terbitnya cahaya Islam, seperti masjid Ansharullah, masjid Asy-Syafi&#8217;iyah Islam, masjid Rahmatullah Islam, dan lain-lain.</p>
<p>Gerakan al-rujû&#8217; ila al-Islâm (kembali kepada Islam) dengan kesadaran untuk menerapkan Islam secara kâffah (komprehensif) dalam segala lini kehidupan, telah dilakukan oleh lembaga SIS sejak tahun 1980-an. Yaitu seiring dengan kedatangan para da&#8217;i yang berjuang bagi kebaikan Islam dan saudara muslimnya di Suriname. Ustadh Sobari Muhammad Ridwan (kini ketua SIS), asal Banyumas yang bermukim lama di Masjid Haram Makkah sebelum berdakwah di Suriname, datang ke Suriname tahun 1981. Beliau berdakwah tidak kenal lelah dari rumah ke rumah, kampung ke kampung, menjelaskan bagaimana ajaran Islam itu. Islam tidak sekedar agama warisan dan tradisi nenek moyang. Islam adalah ajaran hidup yang memberikan kebahagiaan bagi pemeluknya. Kaum muslimin harus bangga dengan agamanya, mengerti benar ajarannya dan menerapkannya dalam kehidupan sosial. Datang pula para da&#8217;i, Ustadz Ali Ahmad (asal Jawa Tengah, kini telah pensiun dan tinggal di Belanda), Ahmad Mujib (telah pulang ke Bekasi beberapa tahun lalu), Ahmad Muslih (telah pulang ke Semarang setelah pensiun). Datang pula Ustadz Abdul Ghafir yang kini kiprahnya tidak saja untuk organisasi SIS, tapi masuk di kalangan muslim Ngulonan dan masyarakat Hindustan dengan penguasaan bahasa Belanda yang sangat bagus. Beliau aktif mengajar dan berdialog dengan pemuda dan mahasiswa di kampus-kampus, juga tekun mengajar ngaji bapak-bapak pensiunan dan manula dari masjid ke masjid. Datang pula Ustadz Ali Arifin Thalhah, alumni Libiya, asal Padang yang datang ke Suriname tahun 1983. Pada waktu datang, tak sepatah kata pun mampu mengucapkan bahasa Jawa. Tapi kini bahasa Jawanya lebih halus dari orang Jawa, bahkan bahasa Taki-taki, Hindustan, dan Belanda menjadi bahasanya dalam mengajar, ceramah, dan berdialog. Ustadzh yang pernah mempunyai rumah makan Padang satu-satunya di Suriname itu dengan lincah dapat masuk di komonitas masyarakat Jawa, Hindustan, dan Creool dengan menggunakan bahasa mereka.</p>
<p>Generasi berikutnya adalah para ustadz yang datang dari anak-anak Jawa warga negara Suriname sendiri, seperti Ustadz Mahfudz Sarijadi (aktif sebagai militer dan berdakwah di kalangan militer dan sipil), Ustadzh Abdul Ghaffar (ketua lembaga forum umat Islam yang membawahi organisasi-oraganis asi Islam dari berbagai latar belakang suku). Kedua ustadz tersebut alumni Indonesia dari Pondok Modern Gontor. Datang pula kader-kader yang disekolahkan di Timur Tengah dari anak-anak Jawa Suriname, seperti Ustadz Marcel (kini pimpinan Masjid Darul Falah, penghulu dan penyiar radio Garuda berbahasa Jawa), Ustadz Stanly Suro Raharjo (ketua Bidang Agama Islam Departemen Dalam Negeri Suriname), Ustadz Henry Waluyo dan lain-lain.</p>
<p>Dakwah yang Hidup dan Mencerahkan</p>
<p>Sinar Islam itu memancar karena sentuhan lembut para da&#8217;i-da&#8217;inya. Mereka menampilkan Islam dengan wajah cerah dan dengan bahasa simpatik. Mereka berjuang tidak mengenal lelah, tidak untuk materi apalagi dalam rangka menggapai jabatan. Dakwah dilakukan secara praktis berdasarkan kepentingan masyarakat. Oleh karenanya sang da&#8217;i dituntut tidak saja pandai berceramah, tetapi mampu menjadi teladan dalam kehidupan, termasuk teladan dalam membangun rumah tangga, masyarakat dan kehidupan ekonomi. Mereka mendakwahkan Islam sebagai ajaran yang hidup dan dinamis. Islam tidak saja ada dalam do&#8217;a, dzikir, masjid, kenduri, walimah pernikahan, dan kematian. Islam mestinya diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di rumah, di pasar, kantor, pemerintahan, dan lain-lain. Islam menjadi ajaran transformatif yang mampu mentranformasikan nilai-nilai ajarannya ke dalam kehidupan nyata.</p>
<p>Itulah dakwah yang hidup dan mencerahkan. Yaitu dakwah yang dilakukan dengan pengorbanan harta, tenaga, pikiran, dan jiwa. Dakwah yang dilakukan ditengah kerusakan yang telah memuncak, di saat kejahatan meraja lela, di tengah-tengah kebatilan dan kemungkaran, di tengah masyarakat Jahiliyyah, dan di tengah masyarakat yang penuh kemusyrikan dan kemunafikan. Dakwah dilakukan dengan penuh linangan air mata dan cucuran darah, penuh tantangan dan rintangan. Itulah dakwah yang dilakukan para nabi dan rasul, para syuhada&#8217; dan pejuang, para auliya&#8217; Allah (wali Allah) dan ulama di sepanjang zaman.</p>
<p>Karena Islam hadir sebagai rahmatan lil &#8216;âlamîn (kasih sayang bagi sekalian alam), sebagaimana yang terkandung dalam Q.S. al-Anbiyâ&#8217;/21: 107, al-An&#8217;âm/6: 54, al-A&#8217;râf/7: 158, Saba&#8217;/34: 28, maka dakwah Islam harus dihadirkan dalam rangka menjelaskan kebenaran kepada seluruh alam. Islam bukan untuk bangsa, suku, atau golongan tertentu. Islam hadir untuk seluruh dunia. Islam hadir tidak untuk membawa bencana, petaka, dan kehancuran, tapi datang untuk menebar rahmah, kasih sayang, dan kedamaian. Maka dakwah yang hidup yang mampu menjangkau seluruh dunia adalah dakwah yang dilakukan dengan pemahaman yang luas, hati lapang, dan memandang manusia sebagai saudara. Rasa persaudaraan itu harus ditanamkan sedemikian rupa, sehingga orang yang baru mengenal Islam tertarik menerimanya. Rasulullah bersabda: &#8220;Tebarkanlah rahmah kepada siapa yang di bumi, niscaya yang di langit akan memberikan rahmah pula kepadamu&#8221;. (H.R. Bukhari). Juga sabda beliau: &#8220;Sesungguhnya hamba-hamba Allah yang akan diberi rahmah oleh Allah hanyalah orang-orang yang memiliki rasa rahmah di dalam diri mereka&#8221;. (H.R. Bukhari, Muslim).</p>
<p>Maka dalam rangka sukses dakwah, Buya Hamka pernah memberikan beberapa kiat, antara lain:</p>
<p>1. Niat yang benar. Mengetahui tujuan dakwah. Apakah untuk kepentingan pribadi, popularitas, atau agar mendapat kemegahan dan pujian orang. Bila niat dakwah bulat, demi menjalankan perintah Allah, mengharapkan ridha-Nya, dan guna menegakkan agama-Nya, maka andaikan menemukan kegagalan dan kesusahan; air mata mengalir, sumpit tidak berisi, beras yang akan ditanak tidak sampai menyampai, dan berbagai derita yang lebih besar dirasakan, sang da&#8217;i itu akan terus berjuang membela agama Allah. Kian banyak rintangan yang menghadang kian matang pengalaman dalam berdakwah. Dakwah akhirnya bukan semata-mata dari mulut, tapi tumbuh dari hati. Dakwah yang keluar dari hati akan diterima oleh hati. Sedangkan dakwah yang hanya keluar dari mulut yang menerima pun hanya kulit telinga saja, masuk dari telinga kanan, keluar dari telinga kiri.</p>
<p>2. Mengerti apa yang dibicarakan. Seorang da&#8217;i tidak hanya pandai pidato dan retorika. Dia harus menguasai materi yang disampaikan. Oleh karena itu diperlukan persiapan yang matang sebelum berbicara. Seorang da&#8217;i yang tidak begitu pandai berbicara pun bisa jadi berhasil dalam dakwahnya, bila apa yang disampaikan itu dikuasai dan dihayati. Nabi Musa kurang pandai dalam pidato, tapi berhasil dalam dakwahnya.</p>
<p>3. Mempunyai kepribadian yang kuat dan teguh. Seorang da&#8217;i tidak boleh mudah terpengaruh oleh pujian orang, dan tidak mudah tergoncang oleh kebencian orang. Jangan ada cacat dalam perangai, meskipun mungkin ada cacat secara fisik.</p>
<p>4. Mempunyai pribadi yang menarik, lembut tetapi bukan lemah, tawadhu&#8217; merendahkan diri tetapi bukan rendah diri, pemaaf tapi disegani. Dia duduk di tengah orang banyak, namun tetap tinggi dari orang banyak. Merasakan apa yang dirasakan orang banyak. Sikap lembut yang menjadi keharusan bagi sang da&#8217;i itu ditegaskan dalam al-Quran Surat Ali Imran/3: 159.</p>
<p>5. Mengerti al-Quran dan al-Sunnah sebagai pokok pedoman utama. Selain itu, sang da&#8217;i harus mengerti Psikologi (ilmu jiwa), mengerti adat istiadat orang yang jadi sasaran dakwah.</p>
<p>6. Tidak membawa sikap pertentangan, menjauhkan dari perdebatan, apalagi kalau yang diperdebatkan itu hanya persoalan khilafiyah. Sang da&#8217;i hendaknya memiliki budi pekerti yang luhur, tidak membicarakan hal-hal yang membawa kepada perpecahan, tapi membawa kepada persatuan.</p>
<p>7. Keteladanan. Keteladanan dalam sikap hidup sang sa&#8217;i jauh lebih berkesan kepada umat dari pada ucapan yang sekedar keluar dari mulut. Oleh karena itu tidak cukup bagi da&#8217;i, ketangkasan dalam bertutur kata dan berpidato, tapi dia harus mendidik diri sendiri untuk taat menjalankan agama, taat beribadah, fasih mengungkapkan ayat-ayat maupun hadits dalam bahasa Arab, dan lain-lain. Semua keteladanan itu akan mendukung kesuksesan dalam berdakwah.</p>
<p>8. Menjaga diri dari hal-hal yang akan mengurangi harga dirinya. Seorang da&#8217;i harus menjauhkan diri segala bentuk maksiat, termasuk berbagai hal yang tidak bermanfaat, menjauhi tempat-tempat yang akan mengurangi penghargaan orang kepadanya. Seorang da&#8217;i, tidak hanya sepuhan luarnya saja, sehingga disebut dengan da&#8217;i karbitan. Seorang da&#8217;i tidak boleh hanya tampak shaleh waktu tampil di podium ketika berceramah. Sang da&#8217;i harus bertaqwa kepada Allah, bukan sepuhan atau sifat kemunafikan yang disandang.</p>
<p>Sebuah Optimisme dan Prospek Masa Depan</p>
<p>Yang menarik dalam statistik tahun 2004 di Suriname adalah adanya jumlah yang cukup tinggi dari kalangan penduduk yang tidak menentukan jenis agama, tidak Kristen, Hindu, atau Islam. Jumlahnya sangat fantastis, yaitu 127,538 jiwa (25,8 % jumlah penduduk), dengan rincian: agama tradisi, 16,291 jiwa, lain-lain 12,258 jiwa, tidak menjawab, 21,785 jiwa, tidak jelas, 75,823 jiwa, dan tidak dikenal, 1,381 jiwa. Angka itu jauh lebih tinggi dari jumlah pemeluk agama Islam yang hanya 66,307 jiwa (13,5 %). Artinya bahwa di sana masih ada lahan dakwah yang cukup luas bagi kemungkinan menambah angka pemeluk Islam. Bila kemudian jumlah orang-orang yang belum beragama itu, karena alasan tidak tahu, tidak bisa menjawab atau bingung, tertarik dengan cara hidup kaum muslimin, melihat para da&#8217;i yang lembut dan santun, dan akhirnya masuk Islam. Maka Jumlahnya akan meningkat dua kali lipat lebih dari jumlah sekarang. Hal itu bukan omong kosong. Kemungkinan itu bisa terjadi, bila semangat dakwah terus dibangun, kiat-kiat sukses dakwah diikuti dengan baik, dan pengurbanan tidak pernah berhenti. Meskipun tentu saja, sukses dakwah tidak saja ditentukan oleh jumlah pengikutnya (kuantitas), tapi yang lebih penting adalah kualitas kaum muslimin itu sendiri.</p>
<p>Berbagai tantangan dakwah pasti ada. Kebodohan, kemiskinan, kemalasan sebagian kaum muslimin sehingga sulit diajak maju, menjadi kendala tersendiri dalam perjuangan. Pengaruh materialisme, hedonisme, modernisasi dan globalisasi, giatnya upaya kristenisasi dan sekularisasi dari budaya Barat menjadi rintangan berat dalam berdakwah.</p>
<p>Namun optimisme harus tetap dibangun. Rintangan demi rintangan harus dihadapi. Tidak ada perjuangan tanpa rintangan. Keberhasilan mengatasi rintangan itulah kebahagiaan dan kejayaan. Untuk mewujudkan khair ummah (umat terbaik) memang diperlukan al-amr bi al-ma&#8217;ruf wa al-nahy &#8216;an al-munkar (dakwah memerintah kepada yang baik dan mencegah kemungkaran) , serta adanya keteguhan iman yang kokoh (Q.S. Ali Imrân/3: 110). Allah juga menjanjikan kepada para pejuang akan jalan-jalan kebahagiaan itu: &#8220;dan orang-orang yang berjuang untuk agama Kami, maka niscaya Kami akan tunjukkan jalan-jalan Kami&#8221;. Q.S. al-Ankabût: 69. Itulah jalan-jalan kesuksesan, kemenangan, kesejahteraan, kejayaan dan kebahagiaan.</p>
<p>Semoga Islam terus bersinar dimana-mana, menerangi kegelapaan, memerangi kebodohan, dan melawan kezaliman.</p>
<p><strong>Jakarta, 17 April 2009</strong><br />
Sekilas oleh-oleh Penulis dalam kunjungan dakwah di Suriname, Amerika Selatan, Maret-April 2009.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hrdcorner.com/all/semburat-cahaya-islam-di-suriname/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Satu Masjid, Dua Jamaah</title>
		<link>http://www.hrdcorner.com/umum/satu-masjid-dua-jamaah/</link>
		<comments>http://www.hrdcorner.com/umum/satu-masjid-dua-jamaah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Aug 2010 04:57:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[lentera hati]]></category>
		<category><![CDATA[perlu kita tahu]]></category>
		<category><![CDATA[masjid]]></category>
		<category><![CDATA[ramadhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hrdcorner.com/?p=227</guid>
		<description><![CDATA[

Satu Masjid, Dua Jamaah
By Nurlis Effendi


Berbeda pandangan boleh  saja, kerukunan adalah yang utama. Semangat seperti ini tercermin di  Masjid Agung Surakarta, Solo, Jawa Tengah. Masjid yang berdiri bersamaan  dengan Keraton Kasunanan Surakarta ini sangat menjunjung tinggi nilai  pluralisme. Bisa dilihat dalam pelaksanaan shalat tarawih.
Dibawah  atap masjid itu terdapat dua jamaah, masing-masing [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><img class="alignleft" src="http://l.yimg.com/a/i/sea/id/ramadan/250surakarta-square.jpg" alt="" width="250" height="250" /></div>
<div>
<h4><a href="http://id.promotion.yahoo.com/ramadan/article?blogid=ramadan&amp;postid=24&amp;viewPost=1" target="_self">Satu Masjid, Dua Jamaah</a></h4>
<h5>By Nurlis Effendi</h5>
</div>
<div>
<p>Berbeda pandangan boleh  saja, kerukunan adalah yang utama. Semangat seperti ini tercermin di  Masjid Agung Surakarta, Solo, Jawa Tengah. Masjid yang berdiri bersamaan  dengan Keraton Kasunanan Surakarta ini sangat menjunjung tinggi nilai  pluralisme. Bisa dilihat dalam pelaksanaan shalat tarawih.</p>
<p>Dibawah  atap masjid itu terdapat dua jamaah, masing-masing menjalankan shalat  tarawih 11 rakaat dan 23 rakaat. Alhasil di dalam masjid itu ada dua  imam untuk dua jamaah ini.</p>
<p>Keunikan ini bisa dilihat di setiap  jamaah menunaikan salat tarawih di bulan ramadan. Sebetulnya saat salat  isya, jamaah masih bersatu shalat di ruang utama masjid dipimpin oleh  seorang imam. Mereka berbaris rapi di dalam shaf. Ada yang menggunakan  celana panjang, dan ada pula yang sarungan. Di barisan paling belakang  jamaah perempuan.</p>
<p>Usai salat empat rakaat, sebagian jamaah  melaksanakan salat sunat ba’diyah isya. Namun, ada juga serombongan  jamaah yang bersarung bergegas meninggalkan ruang utama masjid, mereka  pindah ke sebelah utara ruang utama.</p>
<p>Setelah jumlah jamaah  terlihat cukup, maka pintu penghubung antara ruang utama masjid,  peninggalan Pakubuwono IV, ini dengan ruang sebelah pun ditutup rapat.  Samar-samar terdengar suara imam yang hendak memulai shalat tarawihnya.  Jamaah 23 rakaat lebih dulu melakukan shalat tarawih.</p>
<p>Pemandangan  berbeda terlihat di ruang utama masjid. Para jamaahnya sedang khusyuk  mendengarkan tausiyah dari ustadz. Sebab, sebelum menunaikan salat  tarawih terlebih dahulu diisi kultum. Setelah sekitar tujuh menit hingga  sepuluh menit, tausiyah selesai. Dan selanjutnya dilakukan shalat  tarawih.</p>
<p>“Mereka melaksanakan shalat isya secara berjamaah dengan  satu imam. Namun, ketika shalat isya selesai, para jamaah mulai  memisahkan diri untuk melaksanakan shalat tarawih dengan imam dan  jamaahnya masing-masing,&#8221; kata Ketua II Takmir Masjid Agung Surakarta  Slamet Aby.</p>
<p>Untuk saling menghormati dan tidak mengganggu shalat  tarawih masing-masing jamaah, pihak takmir masjid mengatur besar  kecilnya suara pengeras kedua imam tersebut. Ini dilakukan agar suara  pengeras suara itu tidak saling mengganggu antara yang jamaah satu  dengan yang lainnya.</p>
<p>Sejak awal berdirinya masjid ini, setiap  shalat tarawih pada bulan Ramadhan jumlah rakaatnya mencapai 23 rakaat.  Namun, sekitar 1980-an, kebijakan memisahkan ruangan itu pun muncul.  Sebab, setiap kali shalat tarawih pada hitungan 8 rakaat, sejumlah  jamaah meninggalkan masjid dan melanjutkan dengan shalat witir di rumah.</p>
<p>Lantas,  atas dasar pemikiran KH Muthohar Al Hafidz yang merupakan pengasuh  Pondok Pesantren Ta’fid Wattaqlimil Qur’an yang satu komplek dengan  Masjid Agung, pada 1983, jamaah shalat tarawih pun mulai dipisahkan  antara yang 11 rakaat dengan 23 rakaat.</p>
<p>Selanjutnya yang 11  rakaat menempati ruang utama masjid karena jumlah jamaahnya lebih  banyak. Sedangkan yang jamaah shalat tarawih 23 rakaat menempati ruangan  sebelah utara masjid yang dari segi ukuran ruangan lebih kecil</p>
<p>Pada  saat musyarawarah untuk memisahkan ruangan ini, Aby mengungkapkan,  tidak muncul pertentangan ataupun percekcokan dari salah satu kubu  jamaah. Karena mereka semua menyadari bahwa dalam bulan suci Ramadan  harus menjunjung persaudaraan dan kerukunan.</p>
<p><img src="http://l.yimg.com/a/i/sea/id/ramadan/480surakarta.jpg" alt="" /></p>
<p>“Kondisi  seperti ini malah menunjukkan kalau di masjid ini ada semacam  kemajemukan yang menjunjung ukhuwah Islamiyah di kalangan umat muslim.  Jadi, bagi kami tidak masalah, yang penting rukun,&#8221; kata Aby.</p>
<p>Dan  kerukunan ini kembali terlihat pada saat melaksanakan tadarus Alquran  selepas salat tarawih. Semua jamaah dari ‘kedua aliran’ kembali  berkumpul menjadi satu di serambi masjid. Rasa persaudaraan terlihat  ketika para jamaah 11 rakaat menunggu dengan sabar rampungnya shalat  tarawih di ruang seberang sebelum memulai tadarus.</p>
<p>Perbedaan ini  juga tidak menjadi masalah bagi para imam di Masjid Agung yang telah  berdiri sejak 1745 M ini. Seperti diakui salah satu imam, Muhtarom,  perbedaan jumlah rakaat dalam melaksanakan shalat tarawih ini sudah  terjadi sejak zaman sahabat Nabi Muhammad SAW.</p>
<p>Bahkan, ia  beranggapan jika perbedaan jumlah rakaat shalat tarawih yang ada di  Masjid Agung ini merupakan sebuah rahmat Allah yang patut disyukuri.  Sebab, dari sinilah tercipta semangat pluralisme yang cukup indah.</p>
<p>“Meskipun  saya sering menjadi imam salat tarawih 23 rakaat. Tapi, pekan depan  saya juga mendapat jatah menjadi imam salat tarawih 11 rakaat. Saya sih  tak masalah. Ini kan cuma masalah teknis salat sunat saja. Kalau yang  berbeda itu jumlah rakaat pada shalat fardhu, itu jelas tak bisa  diterima.&#8221;</p>
<p>Foto-foto: Fajar Sodiq</p>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hrdcorner.com/umum/satu-masjid-dua-jamaah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Orang Kediri Sukses di Negeri Jepang</title>
		<link>http://www.hrdcorner.com/umum/orang-kediri-sukses-di-negeri-jepang/</link>
		<comments>http://www.hrdcorner.com/umum/orang-kediri-sukses-di-negeri-jepang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Aug 2010 21:44:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[all]]></category>
		<category><![CDATA[perlu kita tahu]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[peneliti]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hrdcorner.com/?p=224</guid>
		<description><![CDATA[
 Dr. Khoirul Anwar

VIVAnews &#8211; INSPIRASI besar memang bisa datang dari mana saja, termasuk dari film animasi untuk anak-anak. Anda mungkin tak pernah mengira, sebuah film anime Jepang ternyata bisa mengilhami penemuan penting yang merevolusi anggapan tak terpatahkan di jagat transmisi telekomunikasi nirkabel.
Tapi cerita itulah yang terjadi pada diri Khoirul Anwar, dosen sekaligus peneliti asal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<div><a href="http://id.news.yahoo.com/viva/20100816/img/ppl-1281914670-2010-0-viva-b32f929123d60.html"><img class="alignleft" title="Dr. Khoirul Anwar" src="http://d.yimg.com/hb/ng/co/viva/20100816/00/2551663205-orang-kediri-sukses-di-negeri-jepang.jpg?x=213&amp;y=159&amp;sig=tvyaWaeXESqhiLQkBo.X2A--" alt="" width="213" height="159" /></a> <cite>Dr. Khoirul Anwar</cite></div>
</div>
<p>VIVAnews &#8211; INSPIRASI besar memang bisa datang dari mana saja, termasuk dari film animasi untuk anak-anak. Anda mungkin tak pernah mengira, sebuah film anime Jepang ternyata bisa mengilhami penemuan penting yang merevolusi anggapan tak terpatahkan di jagat transmisi telekomunikasi nirkabel.</p>
<p>Tapi cerita itulah yang terjadi pada diri Khoirul Anwar, dosen sekaligus peneliti asal Indonesia yang bekerja di laboratoriom Information Theory and Signal Processing, Japan Advanced Institute of Science and Technology, di Jepang.</p>
<p>Saat terdesak karena harus mengajukan tema penelitian untuk mendapatkan dana riset, Khoirul memeras otaknya. Akhirnya ide itu muncul juga dari Dragon Ball Z, film animasi Jepang yang kerap ia tonton.</p>
<p>Ketika Goku, tokoh utama Dragon Ball Z, hendak melayangkan jurus terdahsyatnya, &#8216;Genki Dama&#8217; alias Spirit Ball, Goku akan menyerap semua energi mahluk hidup di alam, sehingga menghasilkan tenaga yang luar biasa.</p>
<p>&#8220;Konsep itu saya turunkan formula matematikanya untuk diterapkan pada penelitian saya,&#8221; kata Khoirul, kepada VIVAnews melalui surat elektroniknya, Jumat 13 Agustus 2010.</p>
<p>Maka inspirasi itu kini mewujud menjadi sebuah paper bertajuk &#8220;A Simple Turbo Equalization for Single Carrier Block Transmission without Guard Interval.&#8221;</p>
<p>Khoirul memisalkan jurus Spirit Ball Goku sebagai Turbo Equalizer (dekoder turbo) yang mampu mengumpulkan seluruh energi dari blok transmisi yang ter-delay, maupun blok transmisi terdahulu, untuk melenyapkan distorsi data akibat interferensi gelombang.</p>
<p>Asisten Profesor berusia 31 tahun itu dapat mematahkan anggapan yang awalnya &#8216;tak mungkin&#8217; di dunia telekomunikasi. Kini sebuah sinyal yang dikirimkan secara nirkabel, tak perlu lagi diperisai oleh guard interval (GI) untuk menjaganya kebal terhadap delay, pantulan, dan interferensi. Turbo equalizer-lah yang akan membatalkan interferensi sehingga receiver bisa menerima sinyal tanpa distorsi.</p>
<p>Dengan mengenyahkan GI, dan memanfaatkan dekoder turbo, secara teoritis malah bisa menghilangkan rugi daya transmisi karena tak perlu mengirimkan daya untuk GI. Hilangnya GI juga bisa diisi oleh parity bits yang bisa digunakan untuk memperbaiki kesalahan akibat distorsi (error correction coding).</p>
<p>&#8220;GI sebenarnya adalah sesuatu yang ‘tidak berguna’ di receiver selain hanya untuk menjadi pembatas. Jadi mengirimkan power untuk sesuatu yang ‘tidak berguna’ adalah sia-sia,&#8221; kata Khoirul.</p>
<p>Gagasan ini sendiri, dikerjakan Khoirul bersama Tadashi Matsumoto, profesor utama di laboratorium tempat Khoirul bekerja. Saat itu ia dan Tadashi hendak mengajukan proyek ke Kinki Mobile Wireless Center.</p>
<p>Setelah menurunkan formula matematikanya secara konkrit, Khoirul meminta rekannya Hui Zhou, untuk membuat programnya.</p>
<p>Metode ini bisa dibilang mampu memecahkan problem transmisi nirkabel. Apalagi ia bisa diterapkan pada hampir semua sistem telekomunikasi, termasuk GSM (2G), CDMA (3G), dan cocok untuk diterapkan pada sistem 4G yang membutuhkan kinerja tinggi dengan tingkat kompleksitas rendah.</p>
<p>Ia juga bisa diterapkan Indonesia, terlebih di kota besar yang punya banyak gedung pencakar langit, maupun di daerah pegunungan. Sebab di daerah tadi biasanya gelombang yang ditransmisikan mengalami pantulan dan delay lebih panjang.</p>
<p>Tak heran bila temuan ini membesut penghargaan Best Paper untuk kategori Young Scientist pada Institute of Electrical and Electronics Engineers Vehicular Technology Conference (IEEE VTC) 2010-Spring yang digelar 16-19 Mei 2010, di Taiwan.</p>
<p>Kini hasil temuan yang telah dipatenkan itu digunakan oleh sebuah perusahaan elektronik besar asal Jepang. Bahkan teknologi ini juga tengah dijajaki oleh raksasa telekomunikasi China, Huawei Technology.</p>
<p>***</p>
<p>Ini bukan sukses pertama bagi Khoirul. Pada 2006, pria asal Kediri, Jawa Timur itu juga telah menemukan cara mengurangi daya transmisi pada sistem multicarrier seperti Orthogonal frequency-division multiplexing (OFDM) dan Multi-carrier code division multiple access (MC-CDMA).</p>
<p>Caranya yaitu dengan memperkenalkan spreading code menggunakan Fast Fourier Transform sehingga kompleksitasnya menjadi sangat rendah. Dengan metode ini ia bisa mengurangi fluktuasi daya. Maka peralatan telekomunikasi yang digunakan tidak perlu menyediakan cadangan untuk daya yang tinggi.</p>
<p>Belakangan, temuan ini ia patenkan. Teknik ini telah dipakai oleh perusahaan satelit Jepang. Dan yang juga membuatnya membuatnya kaget, sistem 4G ternyata sangat mirip dengan temuan yang ia patenkan itu.</p>
<p>Namun, putra dari pasangan (almarhum) Sudjianto dengan Siti Patmi itu, tak pernah lupa dengan asalnya. Hasil royalti paten pertamanya itu ia berikan untuk ibunya yang kini hidup bertani di Kediri. &#8220;Ini adalah sebagai bentuk penghargaan saya kepada orang tua, terutama Ibu,&#8221; katanya.</p>
<p>Ayah Khoirul meninggal karena sakit, saat ia baru lulus SD pada 1990. Ibunyalah kemudian berusaha keras menyekolahkannya, walaupun kedua orang tuanya tidak ada yang lulus SD.</p>
<p>Sejak kecil, Khoirul hidup dalam kemiskinan. Tapi ada saja jalan baginya untuk terus menuntut ilmu. Misalkan, ketika melanjutkan SMA di Kediri, tiba-tiba ada orang yang menawarkan kos gratis untuknya.</p>
<p>Saat ia meneruskan kuliah di ITB Bandung, selama 4 tahun ia selalu mendapatkan beasiswa. &#8220;Orang tua saya tidak perlu mengirimkan uang lagi,&#8221; kata Khoirul mengenang masa lalunya. Otaknya yang moncer terus membawa Khoirul ke pendidikan yang tinggi.</p>
<p>Ia mendapatkan beasiswa S2 dari Panasonic, dan selanjutnya beasiswa S3 dari perusahaan Jepang. &#8220;Alhamdulillah, meski saya bukan dari keluarga kaya, tetap bisa sekolah sampai S3. Saya mengucapkan terima kasih yang tulus kepada semua pemberi beasiswa.&#8221; katanya.</p>
<p>***</p>
<p>Sukses di negeri orang tak membuatnya lupa dengan tanah kelahiran. &#8220;Suatu saat saya juga akan tetap pulang ke Indonesia. Setelah meraih ilmu yang banyak di luar negeri,&#8221; kata Khoirul.</p>
<p>Di luar kehidupannya sebagai seorang periset, Khoirul juga mengajar dan membimbing mahasiswa master dan doktor. Kedalaman pengetahuan agama pria yang sempat menjadi takmir masjid di SMA-nya itu, juga membawanya sering didaulat memberi ceramah agama di Jepang, bahkan menjadi Khatib shalat Iedul Fitri.</p>
<p>Tak hanya itu, Khoirul juga kerap diundang memberikan kuliah kebudayaan Indonesia. &#8220;Keberadaaan kita di luar negeri tak berarti kita tidak cinta Indonesia, tapi justru kita sebagai duta Indonesia,&#8221; kata dia.</p>
<p>Selama mengajar kebudayaan Indonesia, ia banyak mendengar berbagai komentar tentang tanah airnya. Ada yang memuji Indonesia, tentu, ada pula yang menghujat. Untuk yang terakhir itu, ia biasanya menjawab dalam bahasa Jepang: Indonesia ha mada ganbatteimasu (Indonesia sedang berusaha dan berjuang).</p>
<p>***</p>
<p>Kini, Khoirul tinggal di Nomi, Ishikawa, tak jauh dari tempat kerjanya, bersama istrinya, Sri Yayu Indriyani, dan tiga putra tercintanya. &#8220;Semua anak saya memenuhi formula deret aritmatika dengan beda 1.5 tahun,&#8221; Khoirul menjelaskan.</p>
<p>Yang paling besar lahir di Kawasaki, Yokohama, berusia 7 tahun. Yang kedua lahir di Nara berusia 5,5 tahun, dan ketiga juga lahir di Nara, kini berusia 4 tahun. Ia tak sependapat dengan beberapa rekan Jepangnya, yang mengatakan kehadiran keluarga justru akan mengganggu risetnya.</p>
<p>Baginya keluarga banyak memberikan inspirasi dalam menemukan ide-ide baru. &#8220;Belakangan ini saya berhasil menemukan teknik baru dan sangat efisien untuk wireless network saat bermain dengan anak-anak,&#8221; katanya.</p>
<p>Malahan, Khoirul sering mengajak anak-anaknya melakukan riset kecil-kecilan di rumahnya. Bersama anak-anaknya pula, Khoirul sering menyempatkan waktu menonton bersama, terutama film animasi kegemarannya: Dragon Ball Z, Kungfu Panda, Gibli, atau Detektif Conan.</p>
<p>&#8220;Film animasi mengajarkan anak kita nilai yang harus kita pahami dalam kehidupan,&#8221; kata Khoirul. Film animasi Gibli, misalnya, banyak bercerita bagaimana seharusnya manusia bisa bersahabat dengan alam, tidak merusaknya, serta mencintai mahluk hidup.</p>
<p>Bahkan ide dan semangat baru terkadang muncul dari menonton film. Misalnya nilai kehidupan yang dia petik dari film Kungfu Panda: &#8216;There is no secret ingredient, just believe&#8217;. &#8220;Nilai ini saya artikan bahwa tidak ada rahasia sukses, percayalah bahwa apapun yang kita kerjakan bisa membuat kita sukses.&#8221; kata Khoirul.(np)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hrdcorner.com/umum/orang-kediri-sukses-di-negeri-jepang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan Langsung Tidur Sehabis Sahur</title>
		<link>http://www.hrdcorner.com/umum/jangan-langsung-tidur-sehabis-sahur/</link>
		<comments>http://www.hrdcorner.com/umum/jangan-langsung-tidur-sehabis-sahur/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Aug 2010 02:41:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[all]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Sahur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hrdcorner.com/?p=220</guid>
		<description><![CDATA[Jangan Langsung Tidur Sehabis Sahur
Merry Wahyuningsih &#8211; detikHealth


(Foto: thinkstock)
Jakarta, Tak sedikit orang yang memilih tidur setelah sahur biar tak mengantuk  saat beraktivitas pagi harinya. Hati-hati, tidur usai sahur tidaklah  baik untuk kesehatan. Namun, ada cara sehat bila ingin tidur habis  sahur.
Tidur setelah makan tidaklah sehat menurut ilmu  kedokteran. Hal ini karena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1>Jangan Langsung Tidur Sehabis Sahur</h1>
<p><strong>Merry Wahyuningsih</strong> &#8211; detikHealth</p>
<p><!--<br />
--></p>
<div><img src="http://images.detik.com/content/2010/08/11/766/sakit-tenggorokan-%28thinstock%29-dlm.jpg" alt="img" width="200" /><br />
<strong>(Foto: thinkstock)</strong></div>
<p><strong>Jakarta,</strong> Tak sedikit orang yang memilih tidur setelah sahur biar tak mengantuk  saat beraktivitas pagi harinya. Hati-hati, tidur usai sahur tidaklah  baik untuk kesehatan. Namun, ada cara sehat bila ingin tidur habis  sahur.</p>
<p>Tidur setelah makan tidaklah sehat menurut ilmu  kedokteran. Hal ini karena sistem pencernaan masih belum selesai  mengerjakan tugasnya, terutama lambung.</p>
<p>&#8220;Setelah makan, makanan  akan disimpan di dalam lambung. Nah, ketika Anda langsung tidur, maka  makanan itu akan berbalik arah lagi ke atas,&#8221; ujar Dr.H.Ari Fahrial Syam  SpPD-KGEH,MMB,FINASIM, dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan  Penyakit Lambung dan Pencernaan, FKUI-RSCM, saat dihubungi <strong>detikHealth</strong>, Rabu (11/8/2010).</p>
<p>Menurut Dr Ari, kondisi ini disebut dengan <em>refluks esofagus</em> atau <em>esophageal reflux</em>, yaitu kembalinya makanan dari lambung ke dalam esofagus (saluran yang mengangkut makanan dari mulut ke perut).</p>
<p>Bila  kondisi ini terjadi, maka makanan yang baru saja mencapai lambung akan  berbalik arah menuju ke kerongkongan. Selain itu, tentu saja ada asam  lambung yang terbawa oleh makanan tersebut.</p>
<p>Akibatnya,  kerongkongan akan terasa kering, panas, kadang membuat orang merasa  mual, mulas dan ingin muntah karena ada makanan yang berbalik arah. Hal  ini akan semakin parah bila orang tersebut sudah menderita penyakit maag  atau tungkak lambung.</p>
<p>Dilansir dari <em>MedicineNet.com</em>,  makanan di perut sebagian dicerna oleh asam lambung dan enzim. Biasanya,  sebagian kandungan asam lambung disampaikan oleh otot perut ke dalam  usus kecil untuk pencernaan lebih lanjut.</p>
<p>Namun, dalam kondisi  refluks esofagus, kandungan asam mundur sampai ke kerongkongan,  kadang-kadang mencapai saluran pernapasan, yang dapat menyebabkan  inflamasi (peradangan), kerusakan pada kerongkongan, paru-paru dan  laring (kotak suara).</p>
<p>Proses keseluruhan secara medis disebut <em>gastroesophageal reflux disease</em> (GERD). Sebesar 10 persen dari penderita GERD pengembangkan <em>Barret esofagus</em> dan dapat meningkatkan risiko terkena kanker kerongkongan.</p>
<p>&#8220;Lambung  kita kan kosong dalam waktu 6 jam atau 4 jam untuk makanan yang lebih  ringan. Maka, setidaknya beri waktu lambung untuk mulai mencerna  makanan, setidaknya lebih dari 1 jam setelah makan,&#8221; ungkap dokter  sekaligus Wakil Sekjen PAPDI (Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit  Dalam Indonesia).</p>
<p>Tapi bila Anda merasa sangat mengantuk, Dr Ari merekomendasikan beberapa cara sehat tidur usai sahur, yaitu:</p>
<p>1. Tidur 1-2 jam setelah makan<br />
&#8220;Bila  sahur jam 3-an, terus jangan langsung tidur. Kan bisa menunggu sampai  adzan subuh, sekitar jam 5. Setelah itu Anda baru bisa tidur,&#8221; jelas Dr  Ari.</p>
<p>2. Tidur dengan bantal ditinggikan<br />
Bila  Anda tidur tanpa bantal, maka dikhawatirkan ada gaya gravitasi yang  membuat makanan dari lambung berbalik arah ke kerongkongan.</p>
<p>3. Tidur setengah duduk (tidak berbaring) bila Anda sudah merasa sangat mengantuk<br />
4. Tidak makan makanan yang sulit dicerna, seperti makanan berlemak.(<strong>mer/ir</strong>)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hrdcorner.com/umum/jangan-langsung-tidur-sehabis-sahur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Puasa</title>
		<link>http://www.hrdcorner.com/all/puasa/</link>
		<comments>http://www.hrdcorner.com/all/puasa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Aug 2010 14:57:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[all]]></category>
		<category><![CDATA[PUASA]]></category>
		<category><![CDATA[ramadhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hrdcorner.com/?p=214</guid>
		<description><![CDATA[P U A S A
@SB

Diriwayatkan dari Sahl r.a. : Nabi Muhammad Saw. pernah bersabda,” ada sebuah gerbang surga yang disebut Al-Rayyan, dan orang-orang yang berpuasa kelak pada hari kiamat akan masuk ke dalam surga melalui gerbang itu. Ia (Al-Rayyan) akan berseru,’mana orang-orang yang berpuasa?’, mereka (orang-orang yang berpuasa) pun bangkit dan semuanya masuk (ke dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>P U A S A</strong></p>
<p><strong>@SB<br />
</strong></p>
<p><a href="http://www.hrdcorner.com/wp-content/uploads/2010/08/romadhon.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-207" title="romadhon" src="http://www.hrdcorner.com/wp-content/uploads/2010/08/romadhon-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Diriwayatkan dari Sahl r.a. : Nabi Muhammad Saw. pernah bersabda,” ada sebuah gerbang surga yang disebut Al-Rayyan, dan orang-orang yang berpuasa kelak pada hari kiamat akan masuk ke dalam surga melalui gerbang itu. Ia (Al-Rayyan) akan berseru,’mana orang-orang yang berpuasa?’, mereka (orang-orang yang berpuasa) pun bangkit dan semuanya masuk (ke dalam surga) melalui gerbang itu. Setelah mereka semua masuk, gerbang itu akan tertutup dan tidak seorang pun yang melaluinya lagi.”</p>
<p>Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. : Nabi Muhammad Saw. pernah bersabda,”apabila seseorang (yang sedang berpuasa) makan atau minum karena lupa, maka ia harus melengkapkan (meneruskan) puasanya karena yang telah dimakan atau diminumnya itu adalah pemberian Allah”</p>
<p>Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. : Rasulullah SAW pernah bersabda,” Puasa adalah perisai (dari api neraka). Maka orang yang berpuasa janganlah berhubungan badan dengan istrinya atau berbuat jahil, dan apabila seseorang memaki atau mengajak berkelahi, katakan kepadanya,’aku sedang berpuasa’. Nabi Muhammad Saw. menambahkan,”demi Dia yang menggenggam jiwaku, bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada wangi misk. (dan inilah perkataan Allah terhadap orang yang sedang berpuasa), ‘ia tidak makan dan minum dan meninggalkan nafsunya karena Aku. Puasa adalah untuk-Ku dan Aku lah yang akan membalasnya, dan setiap kebaikan akan dibalas sepuluh kali lipatnya’.”</p>
<p>Diriwayatkan dari (Abu Hurairah r.a.) : Rasulullah SAW pernah bersabda, “ ketika Ramadhan tiba, semua gerbang surga dibuka, semua pintu neraka ditutup, semua setan dibelenggu”</p>
<p>Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. : Nabi Muhammad Saw. pernah bersabda,” siapa pun yang tidak meninggalkan kata-kata dusta dan perbuatan jahat (pada bulan Ramadhan) Allah tidak membutuhkan puasanya”<br />
“semua ibadah anak Adam adalah untuk dirinya sendiri kecuali puasa, (yang dilakukan) untuk Ku, dan Aku akan memberikan pahala untuknya”.<br />
Ada dua kegembiraan untuk orang yang berpuasa ; pertama pada saat berbuka (ifthar) puasa, dan kedua pada saat bertemu dengan Tuhannya, pada saat itulah ia akan menemukan kegembiraan karena puasanya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hrdcorner.com/all/puasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sanksi Menanti Pejabat BUMN yang Tak Lapor Kekayaan</title>
		<link>http://www.hrdcorner.com/umum/sanksi-menanti-pejabat-bumn-yang-tak-lapor-kekayaan/</link>
		<comments>http://www.hrdcorner.com/umum/sanksi-menanti-pejabat-bumn-yang-tak-lapor-kekayaan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Aug 2010 16:03:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[all]]></category>
		<category><![CDATA[perlu kita tahu]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[LHKPN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hrdcorner.com/?p=211</guid>
		<description><![CDATA[Sanksi Menanti Pejabat BUMN yang Tak Lapor Kekayaan
JAKARTA &#8211; Rendahnya tingkat pelaporan para pejabat BUMN (badan usaha milik negara) soal harta dan kekayaan masing-masing membuat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) geram. Lembaga antikorupsi itu mengancam menjatuhkan sanksi tegas kepada para pejabat BUMN yang malas melaporkan dan mengirimkan LHKPN (laporan harta kekayaan penyelenggara negara). Sanksi tersebut akan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.hrdcorner.com/wp-content/uploads/2010/06/kpk-dalam.jpg"><img class="size-full wp-image-111 alignleft" title="kpk-dalam" src="http://www.hrdcorner.com/wp-content/uploads/2010/06/kpk-dalam.jpg" alt="" width="200" height="200" /></a>Sanksi Menanti Pejabat BUMN yang Tak Lapor Kekayaan<br />
JAKARTA &#8211; Rendahnya tingkat pelaporan para pejabat BUMN (badan usaha milik negara) soal harta dan kekayaan masing-masing membuat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) geram. Lembaga antikorupsi itu mengancam menjatuhkan sanksi tegas kepada para pejabat BUMN yang malas melaporkan dan mengirimkan LHKPN (laporan harta kekayaan penyelenggara negara). Sanksi tersebut akan dijatuhkan lewat Men BUMN Mustafa Abubakar.</p>
<p>Hari ini (9/8) KPK berencana menemui Mustafa untuk membicarakan kepatuhan pejabat BUMN tersebut. &#8220;Senin (hari ini, Red) saya pergi ke tempat Men BUMN untuk membahas itu (pejabat BUMN yang malas menyerahkan LHKPN, Red). Mereka harus lapor,&#8221; tutur Wakil Ketua KPK Bidang Pencegahan Haryono Umar ketika dihubungi Jawa Pos kemarin (8/8).</p>
<p>Haryono menuturkan, hingga saat ini baru sekitar 60 persen pejabat BUMN yang sudah melaporkan dan menyerahkan daftar kekayaan. Dia heran atas keengganan banyak pejabat BUMN dalam melaporkan harta dan kekayaan itu. &#8220;Mereka kan seharusnya terbiasa dengan laporan keuangan. Kenapa kok lebih susah melapor jika dibandingkan dengan (pejabat, Red) pemerintah?&#8221; keluhnya.</p>
<p>Soal kebandelan tersebut, ungkap dia, dalam pertemuan dengan Men BUMN hari ini KPK akan meminta penjatuhan sanksi tegas kepada para pejabat perusahaan pelat merah tersebut jika enggan menyerahkan LHKPN. Sebab, pelaporan itu merupakan kewajiban yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme.</p>
<p>Soal bentuk sanksi, Haryono mencontohkan, para pejabat di lingkungan pemerintah yang tidak melaporkan dan menyetorkan LHKPN terkena penundaan promosi jabatan. Dia menyebutkan bahwa Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo telah berjanji menjatuhkan sanksi kepada para pejabat BUMD (badan usaha milik daerah) yang belum melaporkan kekayaan hingga batas waktu 17 Agustus mendatang. &#8220;Nah, sanksi untuk pejabat BUMN bisa sama dengan itu,&#8221; papar Haryono.</p>
<p>Seperti diberitakan, berdasar data pelaporan, baru 4.280 LHKPN yang masuk ke KPK per 21 Juli 2010. Padahal, ada 6.478 pejabat BUMN yang wajib melaporkan dan menyerahkan daftar kekayaan. Artinya, baru sekitar 66 persen pejabat yang sudah melaporkan kekayaan. BUMN terpatuh adalah Bank Mandiri. Sebanyak 49 di antara 50 pejabat yang wajib lapor sudah menyerahkan LHKPN.</p>
<p>Sementara itu, PT Jasa Raharja justru berinisiatif menambah jumlah pejabat yang wajib melaporkan kekayaan. Di antara tujuh pejabat yang wajib lapor, yang menyerahkan LHKPN justru sebelas orang. BUMN dengan tingkat kepatuhan terendah adalah PT Balai Pustaka. Hanya lima orang yang telah melaporkan kekayaan di antara 32 pejabat yang wajib menyerahkan LHKPN.</p>
<p>Sikap pejabat BUMD tidak jauh berbeda. Di antara 154 BUMD yang wajib melapor, baru 53 lembaga atau sekitar 34,2 persen yang sudah menyerahkan LHKPN. (ken/c11/dwi)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hrdcorner.com/umum/sanksi-menanti-pejabat-bumn-yang-tak-lapor-kekayaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Marhaban ya Ramadhan</title>
		<link>http://www.hrdcorner.com/uncategorized/marhaban-ya-ramadhan/</link>
		<comments>http://www.hrdcorner.com/uncategorized/marhaban-ya-ramadhan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Aug 2010 13:04:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hrdcorner.com/?p=208</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.hrdcorner.com/wp-content/uploads/2010/08/romadhon.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-207" title="romadhon" src="http://www.hrdcorner.com/wp-content/uploads/2010/08/romadhon.jpg" alt="" width="720" height="540" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hrdcorner.com/uncategorized/marhaban-ya-ramadhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>UEA Haramkan Blackberry, Berlaku Oktober 2010</title>
		<link>http://www.hrdcorner.com/umum/uea-haramkan-blackberry-berlaku-oktober-2010/</link>
		<comments>http://www.hrdcorner.com/umum/uea-haramkan-blackberry-berlaku-oktober-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Aug 2010 12:38:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[all]]></category>
		<category><![CDATA[iptek]]></category>
		<category><![CDATA[Blackberry]]></category>
		<category><![CDATA[haram]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan nasional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hrdcorner.com/umum/uea-haramkan-blackberry-berlaku-oktober-2010/</guid>
		<description><![CDATA[Uni Emirat Arab (UAE), memutuskan akan menghentikan layanan BlackBerry mulai Oktober mendatang. Pemerintah UAE menduga ponsel pintar besutan Research In Motion (RIM) tersebut mengandung risiko keamanan jika disalahgunakan, dan karena itu berpotensi membahayakan keamanan negara secara keseluruhan.
Penghentian  sementara layanan Blackberry ini akan dilakukan hingga solusi terbaik  telah ditemukan dan diterapkan.
“Ini adalah keputusan final, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><img id="att_fotoimg" src="http://media.vivanews.com/thumbs2/2008/12/25/61718_blackberry_bold_9000_300_225.jpg" alt="" width="315" />Uni Emirat Arab (UAE), memutuskan akan menghentikan layanan BlackBerry mulai Oktober mendatang. Pemerintah UAE menduga ponsel pintar besutan Research In Motion (RIM) tersebut mengandung risiko keamanan jika disalahgunakan, dan karena itu berpotensi membahayakan keamanan negara secara keseluruhan.</div>
<p>Penghentian  sementara layanan Blackberry ini akan dilakukan hingga solusi terbaik  telah ditemukan dan diterapkan.</p>
<p>“Ini adalah keputusan final, tetapi kami terus mendiskusikan hal ini,” kata Mohammed Al Ghanem, Director General otoritas badan telekomunikasi UAE, seperti dikutip dari laman ABC News, 1 Agustus 2010.</p>
<p>“Sensor tidak ada kaitannya dengan ini. Yang kami bicarakan adalah penghentian operasi karena kurangnya kepatuhan pada peraturan telekomunikasi UAE,” lanjut Al Ghanem.</p>
<p>Sampai saat ini, pihak produsen BlackBerry, Research In  Motion di Kanada belum dapat dimintai keterangan.</p>
<p>Penghentian layanan Blackberry Messenger, email, dan web browsing service BlackBerry karena sudah dilakukan sejumlah upaya sejak 2007 agar BlackBerry mematuhi peraturan, tetapi hasilnya tidak seperti diharapkan.</p>
<p>“Keputusan hari ini berdasarkan pada fakta bahwa dalam bentuknya yang sekarang, layanan tertentu BlackBerry memungkinkan pengguna untuk bertindak tanpa tanggung jawab legal, menyebabkan ancaman sosial dan keamanan nasional,” lanjut Al Ghanem.</p>
<p>“Data Blackberry diimpor dari tempat lain di mana data itu dikelola oleh organisasi komersial dan pihak asing,” terang Al Ghanem. BlackBerry, yang memegang pangsa pasar 20 persen dari pasar ponsel pintar global dengan posisi di bawah Nokia tetapi di atas Apple, digunakan oleh sekitar 500 ribu orang di UAE.</p>
<p>Pekan lalu, negara di Teluk Arab tersebut telah mengatakan bahwa BlackBerry berpontensi disalahgunakan dan bisa menimbulkan risiko keamanan. Bahrain pada April lalu juga memperingatkan potensi bahaya perangkat lunak Blackberry Messenger bila digunakan untuk mendistribusikan berita-berita lokal. Sedangkan India, pekan lalu telah menyampaikan kekhawatiran mereka langsung pada produsen BlackBerry di Kanada.</p>
<p>Sementara itu, ponsel pintar produksi Nokia dan iPhone dari Apple tidak terkena dampak dari keputusan pemerintah UAE tersebut. (hs)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hrdcorner.com/umum/uea-haramkan-blackberry-berlaku-oktober-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengenal Lebih Dekat Hepatitis</title>
		<link>http://www.hrdcorner.com/umum/mengenal-lebih-dekat-hepatitis/</link>
		<comments>http://www.hrdcorner.com/umum/mengenal-lebih-dekat-hepatitis/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Jul 2010 00:03:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[all]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Mengenal Lebih Dekat Hepatitis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hrdcorner.com/?p=199</guid>
		<description><![CDATA[
Mengenal Lebih Dekat Hepatitis
JAKARTA, KOMPAS.com &#8211; Puncak peringatan Hari Hepatitis Dunia akan  dilakukan pada Rabu, 28 Juli 2010. Peringatan ini sebagai bagian dari  kampanye berkelanjutan yang diluncurkan oleh World Hepatitis Alliance  sejak 2008. Apa yang sebaiknya kita ketahui?
Hepatitis berarti radang hati dan dapat disebabkan oleh berbagai  hal. Salah satu penyebab hepatitis [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p><a href="http://www.hrdcorner.com/wp-content/uploads/2010/07/hepatitis.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-200" title="hepatitis" src="http://www.hrdcorner.com/wp-content/uploads/2010/07/hepatitis.jpg" alt="" width="298" height="225" /></a><strong>Mengenal Lebih Dekat Hepatitis</strong></p>
<p>JAKARTA, KOMPAS.com &#8211; Puncak peringatan Hari Hepatitis Dunia akan  dilakukan pada Rabu, 28 Juli 2010. Peringatan ini sebagai bagian dari  kampanye berkelanjutan yang diluncurkan oleh World Hepatitis Alliance  sejak 2008. Apa yang sebaiknya kita ketahui?</p>
<p>Hepatitis berarti radang hati dan dapat disebabkan oleh berbagai  hal. Salah satu penyebab hepatitis kronis yang paling umum adalah  infeksi virus. Hepatitis B dan C adalah penyakit hati yang disebabkan  oleh virus hepatitis B dan virus hepatitis C.</p>
<p>Kedua virus itu secara bersama-sama telah dilaporkan membunuh  sekitar 1 juta orang setahun di seluruh dunia, hampir 500 juta orang  saat ini terinfeksi hepatitis B atau C kronis, serta 1 dari 3 orang  telah terkena salah satu atau kedua virus tersebut. Tidak seperti  hepatitis C, hepatitis B dapat dicegah dengan vaksinasi yang efektif.</p>
<p>Hepatitis B adalah infeksi hati yang berpotensi mengancam jiwa dan disebabkan oleh virus hepatitis B (VHB).</p>
<p>Penyakit ini merupakan masalah kesehatan utama di seluruh dunia dan  jenis yang paling serius dari hepatitis virus, yang mengenai dua kali  lipat lebih banyak dibandingkan hepatitis C. Penderita yang menjadi  kronis terinfeksi dengan VHB berada pada risiko yang lebih tinggi untuk  mengalami sirosis hati dan kanker hati.</p>
<p>Empat cara utama penularan HBV adalah kontak seksual, transmisi  parenteral dari ibu ke bayi saat lahir (melalui kulit atau melalui  pembuluh darah), dan melalui cairan tubuh yang terinfeksi.</p>
<p>Di seluruh dunia, sekitar 2 miliar orang diperkirakan telah  terinfeksi virus hepatitis B dan lebih dari 350 juta telah menjadi  infeksi hati kronis.</p>
<p>Sebuah vaksin untuk melawan hepatitis B telah tersedia sejak 1982,  telah diberikan kepada hampir semua bayi, dan dimasukkan ke dalam  program imunisasi nasional di banyak negara, termasuk di Indonesia.  Vaksin hepatitis B mencapai tingkat efektivitas 95 persen dalam mencegah  infeksi kronis VHB sehingga dianggap sebagai vaksin pertama untuk  melawan penyakit kanker.</p>
<p>Hepatitis B seri imunisasi primer terdiri dari tiga dosis vaksin  dengan dosis pertama diberikan secepat mungkin setelah bayi lahir.</p>
<p>Sampai akhir 2009, 46 negara di Eropa telah melaksanakan imunisasi  hepatitis B universal dengan 29 negara menerapkan imunisasi universal  bayi yang baru lahir, 15 negara menerapkan imunisasi bayi pada usia 2-3  bulan, 3 negara menerapkan pada anak-anak dan remaja, serta 6 negara  menerapkan vaksinasi untuk orang dewasa dengan risiko tinggi oleh karena  perilaku seksual dan pengguna narkoba suntik.</p>
<p>Yang kronis dan akut</p>
<p>Virus hepatitis C (VHC) merupakan penyebab utama dari hepatitis akut dan penyakit hati kronis.</p>
<p>Secara global, 130-170 juta orang diperkirakan terinfeksi dengan VHC  kronis dan 3-4 juta yang baru terinfeksi setiap tahun. VHC menular  terutama melalui kontak langsung dengan darah manusia dan terutama  ditularkan secara parenteral dan vertikal dari ibu ke anak.</p>
<p>Penyebab utama dari infeksi VHC di seluruh dunia adalah penggunaan  transfusi darah tanpa diskrining ketat, penggunaan kembali jarum atau  jarum suntik yang tidak disterilkan secara memadai.</p>
<p>Berbagi jarum, jarum suntik dan perlengkapan medis oleh pengguna  narkoba suntikan merupakan kontribusi infeksi yang signifikan, terutama  di Eropa.</p>
<p>Hepatitis C kronis menyebabkan risiko lebih tinggi terjadinya  sirosis dan kanker hati. Saat ini belum ada vaksin terhadap VHC yang  tersedia.</p>
<p>Beberapa tindakan pencegahan yang efektif, termasuk skrining, tes  darah, dan donor organ yang lebih ketat, penggunaan produk plasma darah  yang diperketat, pengendalian infeksi yang lebih baik dan praktik  injeksi yang aman dalam perawatan pasien di rumah sakit.</p>
<p>Kampanye</p>
<p>Pada 2008, World Hepatitis Alliance meluncurkan kampanye peningkatan kesadaran global dengan tema program ”Am I No 12?”.</p>
<p>Kampanye ini memiliki pesan sederhana dan dirancang untuk  mengomunikasikan fakta bahwa satu dari 12 orang di seluruh dunia hidup  dengan virus hepatitis B atau C. Dengan demikian, prevalensi hepatitis  adalah jauh lebih tinggi daripada HIV atau kanker apa pun.</p>
<p>Hal tersebut juga dimaksudkan untuk mendorong orang mempertanyakan  diri sendiri, apakah dirinya termasuk salah satu dari 12 orang yang  terkena. Dengan mempertanyakan diri ini, bukan oleh orang lain yang  terkesan mencela, pada umumnya akan lebih berhasil guna dan jika  gejalanya sesuai, diharapkan segera menjalani pemeriksaan medis dengan  sukarela.</p>
<p>Kampanye tersebut telah sukses besar dan pada 2010, World Hepatitis  Alliance meluncurkan tema kampanye baru, ”This is hepatitis&amp;hellip”.  Kampanye ini untuk pertama kali mengungkapkan kisah penyebaran virus  hepatitis yang sebenarnya dan justru disampaikan oleh orang yang paling  dekat dengan orang yang terkena penyakit tersebut.</p>
<p>Inisiatif kampanye ini dipimpin sepenuhnya oleh para pasien  hepatitis itu sendiri yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran  masyarakat luas terhadap bahaya hepatitis B dan hepatitis C.</p>
<p>Tujuan jangka panjang dari kampanye ini adalah untuk mencegah  terjadinya infeksi baru dan untuk meningkatkan kualitas hidup para  pasien yang terpaksa harus hidup dengan hepatitis B dan C.</p>
<p>Dengan peringatan Hari Hepatitis Dunia tahun ini, diharapkan  perhatian semua pihak akan bahaya dan perhatian akan pencegahan untuk  hepatitis dapat terus ditingkatkan. Semoga para penderita hepatitis  kronis tetap dapat mengisi dan menikmati hari-harinya meski penuh dengan  banyak keterbatasan.</p>
<p>FX WIKAN INDRARTO Dokter Spesialis Anak di RS Bethesda, Yogyakarta</p>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hrdcorner.com/umum/mengenal-lebih-dekat-hepatitis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
